Ngobrol Yuk..
Rambut Pramugari Apa Harus Lurus? Kalo Keriting Gimana?

Kalau kita membayangkan seorang pramugari, biasanya yang terlintas adalah sosok perempuan berpenampilan rapi, berwajah ramah, dan memiliki rambut hitam lurus yang disanggul rapi. Gambaran ini memang sudah sangat melekat, apalagi di dunia penerbangan yang sangat memperhatikan kerapian dan profesionalitas.
Tapi muncul pertanyaan menarik: apakah rambut pramugari harus lurus? Bagaimana kalau rambutnya keriting, bolehkah tetap menjadi pramugari?
Artikel ini akan mengulas secara lengkap mengenai aturan rambut untuk pramugari, alasan kenapa ada standar tertentu, bagaimana kalau rambut tidak lurus, hingga tips perawatan agar selalu tampil rapi sesuai standar maskapai maupun perusahaan kereta api.
Kenapa Rambut Jadi Penting dalam Profesi Pramugari?
Rambut bukan sekadar bagian dari penampilan. Dalam dunia pramugari, rambut memiliki makna khusus yang erat kaitannya dengan profesionalitas, kerapian, dan citra perusahaan. Ada beberapa alasan kenapa rambut jadi hal yang sangat diperhatikan:
- Citra perusahaan
Pramugari adalah wajah dari perusahaan transportasi. Penumpang pertama kali menilai pelayanan dari penampilan awak kabin. Rambut yang rapi otomatis memberikan kesan profesional. - Kerapian dan higienis
Rambut yang tertata dengan baik lebih higienis, terutama saat menyajikan makanan dan minuman kepada penumpang. Rambut yang terurai sembarangan bisa dianggap tidak higienis. - Keseragaman tim
Seragam pramugari dibuat untuk menampilkan kesan formal dan seragam. Rambut yang ditata sesuai standar membuat seluruh awak kabin terlihat kompak.
Karena itulah, perusahaan maskapai penerbangan maupun PT KAI menetapkan aturan khusus mengenai rambut pramugari.
Apakah Rambut Pramugari Harus Lurus?
Jawaban singkatnya: tidak harus lurus, tetapi harus rapi dan mudah diatur.
Kebanyakan maskapai memang memilih gaya rambut lurus karena lebih mudah dibentuk menjadi sanggul atau ponytail. Rambut lurus juga terlihat lebih rapi saat dipadukan dengan seragam resmi. Namun, itu bukan berarti calon pramugari dengan rambut keriting otomatis ditolak.
Yang menjadi poin utama adalah bagaimana rambut tersebut ditata. Jika rambut keriting bisa ditata dengan rapi, bersih, dan sesuai aturan, maka tidak ada masalah.
Bagaimana Kalau Rambutnya Keriting?
Bagi calon pramugari yang memiliki rambut keriting, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Keriting alami tetap diperbolehkan
Maskapai atau KAI biasanya tidak melarang tekstur rambut tertentu. Yang penting rambut tidak terlihat berantakan. - Harus bisa ditata dengan baik
Rambut keriting mungkin membutuhkan perawatan ekstra agar tetap rapi. Bisa dengan teknik blow, smoothing ringan, atau sekadar styling dengan hair product. - Sanggul tetap jadi aturan umum
Saat bertugas, pramugari umumnya diwajibkan untuk menyanggul rambut, terutama yang panjang. Jadi meski keriting, asal bisa dibuat sanggul, tetap sesuai standar. - Warna rambut juga jadi pertimbangan
Selain tekstur, warna rambut juga diatur. Biasanya diwajibkan warna alami (hitam atau cokelat gelap). Rambut keriting berwarna terang atau mencolok akan dinilai tidak profesional.
Jadi, intinya bukan masalah keriting atau lurus, tetapi soal kerapian.
Aturan Rambut di Maskapai dan Kereta Api
Setiap perusahaan punya standar yang sedikit berbeda, tapi umumnya aturan rambut pramugari adalah sebagai berikut:
- Rambut panjang harus diikat atau disanggul rapi.
- Rambut pendek boleh, tapi harus bergaya profesional (tidak acak-acakan).
- Tidak diperbolehkan ada warna rambut yang mencolok (biru, ungu, pirang terang).
- Tidak boleh ada aksesoris rambut yang berlebihan.
- Rambut wajah (anak rambut) sebisa mungkin dirapikan agar tidak jatuh ke dahi.
Dengan aturan ini, baik rambut lurus maupun keriting sebenarnya tetap bisa diterima asal sesuai standar.
Tips Merawat Rambut Agar Sesuai Standar Pramugari
Buat kamu yang sedang persiapan menjadi pramugari, ada beberapa tips merawat rambut agar tampil prima:
- Rajin keramas – Kebersihan rambut sangat penting. Rambut yang berminyak akan terlihat lepek dan tidak rapi.
- Gunakan conditioner – Rambut lebih mudah diatur jika lembut dan tidak kaku.
- Blow atau smoothing ringan – Tidak perlu harus rebonding, cukup agar rambut mudah ditata.
- Gunakan hairspray atau gel ringan – Untuk menjaga rambut tetap rapi saat bertugas berjam-jam.
- Pilih model potongan rambut yang sesuai – Diskusikan dengan hair stylist model mana yang paling cocok dengan wajah dan tetap mudah dirapikan.
Peran Sekolah Pramugari dalam Mengajarkan Grooming
Salah satu keunggulan masuk sekolah pramugari seperti Aeronef Academy adalah adanya pelajaran grooming atau perawatan diri. Di kelas ini, calon pramugari diajarkan cara merawat kulit, memilih makeup yang tepat, hingga menata rambut sesuai standar maskapai atau kereta api.
Bahkan, siswa dengan rambut keriting juga akan diajari bagaimana cara menyanggul dengan rapi, cara memilih produk perawatan rambut, hingga trik cepat agar rambut tetap terlihat profesional sepanjang bertugas.
Hal ini penting karena banyak calon pramugari yang gugur dalam seleksi hanya karena penampilan tidak sesuai standar. Padahal dengan sedikit latihan, rambut keriting sekalipun bisa terlihat elegan dan sesuai kriteria.
Kesimpulan
Jadi, apakah rambut pramugari harus lurus? Jawabannya tidak harus. Rambut keriting tetap bisa, asalkan rapi, sehat, dan ditata dengan baik.
Yang dinilai dalam seleksi pramugari bukanlah tekstur rambut, melainkan kerapian, profesionalitas, dan kesesuaian dengan citra perusahaan. Rambut lurus lebih mudah ditata, tetapi rambut keriting juga bisa jadi nilai plus jika berhasil terlihat elegan dan natural.
Bagi kamu yang memiliki rambut keriting, jangan minder atau khawatir. Dengan perawatan yang tepat, kamu tetap bisa tampil memukau dan memenuhi standar pramugari. Apalagi jika kamu belajar di sekolah pramugari seperti Aeronef Academy, di mana grooming menjadi salah satu keterampilan wajib yang dipelajari.
Karena pada akhirnya, yang membuatmu jadi pramugari bukan hanya soal rambut, tapi keseluruhan sikap, keterampilan, dan profesionalitasmu dalam melayani penumpang.




